Kebebasan Berorganisasi adalah HAK, Akuntabilitas adalah Kewajiban

Perempuan dan Pemberdayaan Ekonomi

Chemical Analyst, Sri Wahyuni

Sumber Gambar : https://nz.pinterest.com/pin/547539267178705260/

“Evidence shows more money in the hands of women means more food in the mouths of children, more resources for education, better investments in the family and greater progress for the community.” Ban Ki Moon

Hampir setiap kegiatan LSM yang melibatkan perempuan menggunakan cara pemberdayaan ekonomi untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi. Pemberdayaan ekonomi adalah hak asasi manusia secara universal yang dapat melindungi perempuan dan maupun masyarakat dari seluruh identitas seksual ataupun gender terhadap terjadinya kekerasan seksual, eksploitasi, dan kekerasan berbasis gender kepada mereka.

Pemberdayaan ekonomi terutama pemberdayaan ekonomi bagi perempuan dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat, situasi ini juga akan memunculkan kesetaraan bagi perempuan atau kemudian disebut Women’s Economic Empowerment and Equality (WE3). Situasi ini perlu disadari oleh seluruh stakeholder dari Pemerintah, Swasta, maupun masyarakat. Sektor swasta sendiri melihat bahwa investasi kepada bisnis atau organisasi perempuan memuncukal perspektif berbagi nilai, tidak hanya membuat citra baik bagi perusahaan tetapi juga memperkuat segmen konsumen kunci.

Berikut adalah tiga hal untuk mencapai WE3 menjadi kenyataan dari persepktif sektor privat:

  1. Melakukan investasi cerdas dalam bisnis perempuan. Bukti dari sektor privat, mendemonstrasikan bagaimana investasi dalam bisnis perempuan mengembalikan feedback yang kuat. Diperlukan bisnis model yang kuat untuk berinvestasi di bisnis ataupun organisasi perempuan yang kemudian menjadi trend dalam ekonomi global
  2. Memiliki kerjasama pembangunan yang nyata dengan organisasi perempuan. Kerjasama termasuk mengalokasi waktu untuk membantu organisasi perempuan memahami kriteria-kriteria donor, dengan anggaran yang layak, sistem yang mendukung, serta otonomi untuk mengerjakan pekerjaan tersebut
  3. Melakukan kolaborasi dengan organisasi perempuan. Situasi yang memastikan bahwa kita bersama-sama dengan organisasi perempuan duduk bersama dalam mencari solusi bersama. Misalnya dengan melakukan diskusi strategic tertentu yang melibatkan perempuan “Perempuan dalam Sektor Informal: Globalisasi dan Manajemen”

Berdasarkan artikel yang ditulis oleh Elise Young di DEVEX, disebutkan bahwa satu dollar diinvestasikan untuk kepemimpinan dan kemampuan perempuan bernilai 3 (tiga) dollar ketika kembali. Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Kesetaraan adalah kunci masyarakat yang maju.

Jadi mari kita bekerja untuk mendengarkan, menginvestasikan, dan bermitra dengan gerakan perempuan. Hal ini akan mencapai keseimbangan kekuatan ekonomi untuk kesetaraan dan membuat kehidupan yang lebih baik bagi perempuan, dan keluarga, komunitas dan negara mereka untuk generasi mendatang.

Simak Artikel Asli di Harnessing Power to Shift the Economic Balance Toward Equality for Women

Leave a Reply