Konsil LSM Indonesia Merilis Jurnal Akuntabilitas edisi 7

by Fahd
0 comment

Merebaknya pandemi Covid-19 tak menghentikan upaya Konsil LSM Indonesia dalam merilis Jurna Akuntabilitas yang telah memasuki edisi ke-7. Meskipun launching Jurnal tidak dilakukan secara tatap muka, melainkan melalui diskusi virtual, namun esensi dari sebuah launching tidak berkurang. Konsil LSM Indonesia mengundang secara online narasumber yang mewakili sektor penguasaha, asosisasi bisnis, dan akademisi

Pada edisi ke-7 Dewan Redaksi mengangkat tema utama jurnal dengan judul “Uji Tuntas HAM sebagai Mekanisme Penghormatan HAM Sektor Bisnis”. Ketua Dewan Redaksi Jurnal Akuntabilitas, Frans Tugimin mengungkapkan bahwa jurnal akuntabilitas edisi-7 mengangkat isu Bisnis dan HAM merupakan kelanjutan dari edisi sebelumnya yang juga mengangkat isu kerjasama antara LSM dan sektor bisnis dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, menutur Frans, pada edisi kali ini Jurnal Akuntabilitas secara khusus juga mengangkat isu HAM pada sektor industri kelapa sawit sebagai bentuk Implementasi Konsil LSM Indonesia yang merupakan bagian dari kemitraan program Civic Engagement Aliance (CEA) yang di pimpin oleh ICCO Cooporation.

Program Manager CEA Indonesia, Kiswara Santi Prihandini turut memberikan apresiasi dengan diterbitkannya Jurnal Akuntabilitas edisi-7, menurut Kiswara, Konsil LSM Indonesia merupakan salah satu partner Program CEA Indonesia yang sangat aktif dalam aliansi CEA Indonesia, dengan diterbitkannya jurnal ini Kiswara berharap akan memberikan manfaat sebagai referensi pemangku kebijakan pada sektor Industri Kelapa Sawit di Indonesia, khususnya bagi kalangan LSM, pemerintah maupun sektor bisnis.

Jurnal Akuntabilis merupakan Jurnal Ilmiah yang oleh Konsil LSM Indonesia dededikasikan bagi kemajuan Lembaga Swadaya Masyarakat di Indonesia, pada setiap edisi Jurnal akuntabilitas selalu mengangkat tema yang sejalan dengan tujuan bagi perkebangan dan kemajuan LSM  di Indonesia untuk lebih akuntabel, dan memiliki kapasitas serta kompetensi untuk menwujudkan wajah LSM di Indonesia yang lebih positif dan profesional.

Pada edisi ke-7 Jurnal Akuntabilitas memuat enam artikel yang ditulis oleh orang-orang yang memiliki kompetensi sesuai pada tema utama jurnal, ke 6 artikel tersebut terdiri dari tiga artikel yang ditulis oleh para ahli dari dibidangnya, diantaranya Andi Taletting Langsi, yang merupakan Kasubdit Kerjasama HAM, Dirjen HAM Kemenhukham RI,  lalu Ahmad Sofian, yang merupakan pengajar Business Law di Binus University, dan Ditto Santoso, Pegiat tanggung jawab sosial perusahaan. Selain itu Jurnal Akuntabilitas juga mengadirkan rangkuman wawawancara redaksi dengan  Sumarjono Saragih, Ketua Bidang Tenaga Kerja Gabungan Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Untuk menambah perpekstif isu yang yang lebih aktual dengan berbagai sudut pandang, redaksi jurnal akuntabilitas juga memuat dua artikel terjemahan yakni satu artikel yang ditulis oleh Emre Yavas, dan satu artikel berikutnya merupakan terejemahan wawancara antara David Ménascé, Profesor di Social Business HEC, dengan Franck Renaudin, pendiri sekaligus direktur eksekutif Enterpreneurs du Monde.

Mengikuti himbauan pemerintah untuk melakukan social distancing dan bekerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19, acara peluncuran Jurnal Akuntabilitas edisi-7 kali ini diselenggarakan berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, yakni secara daring, rangkaian peluncuran secara resmi ditandai dengan seminar daring bertajuk “Bisnis Road to Mayday : Bisnis Kelapa Sawit yang Ramah HAM” yang digelar pada Selasa 21 April lalu. Seminar menghadirkan para penulis artikel dan narasumber bagi Jurnal Akuntabilitas edisi 7, selain itu juga menghadirkan Program Manager CEA Indonesia, Kiswara Santi.

Jurnal akan dicetak dan dibagikan bagi lembaga akademik, perusahaan dan tentunya bagi kalangan LSM di Indonesia. Namun Konsil LSM Indonesia juga menyediakan versi digital yang dapat diunduh secara gratis melalui tautan diakhir artikel ini.

Click to Download Jurnal Akuntabilitas edisi-7

related posts

Leave a Comment