BerandaYayasan BITRA Indonesia (Bina Keterampilan Pedesaan)

Yayasan BITRA Indonesia (Bina Keterampilan Pedesaan)

Buruh
Media Sosial

Profil Lembaga

Kelahiran BITRA Indonesia didasari oleh keberpihakan kepada masyarakat miskin, lemah, kurang mampu dan kurang beruntung, terutama mereka yang berada di desa dan termarginalkan. Berangkat pemikiran dan keberpihakan tersebut, sejak tahun 1986, BITRA Indonesia mulai melakukan kegiatan-kegiatan pengembangan sumber daya manusia pedesaan di Sumatera Utara.

Kelahiran Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia (BITRA Indonesia) dimotori oleh 5 orang anak muda (saat itu), mereka adalah; Soekirman, Wahyudhi, Sabirin, Swaldi dan Listiani, didasari oleh keberpihakan kepada masyarakat miskin, lemah, kurang mampu dan kurang beruntung, terutama mereka yang berada di desa dan termarginalkan. Berangkat pemikiran dan keberpihakan tersebut, sejak tahun 1986, BITRA Indonesia mulai melakukan kegiatan-kegiatan pengembangan sumber daya manusia pedesaan di Sumatera Utara.

BITRA Indonesia adalah sebuah lembaga sosial, non profit, biasa disebut Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Non Government Organization (NGO), sebutan internasionalnya. Awalnya BITRA Indonesia berbentuk paguyuban (perkumpulan tanpa badan hukum), kemudian berubah dan terdaftar menjadi Yayasan, pada 1992. Rapat Pleno BITRA Indonesia Februari 2005, BITRA memilih bentuk badan hukumnya adalah Yayasan, maka dibakukanlah BITRA Indonesia menjadi lembaga sosial yang memiliki badan hukum, berdasar pada Undang-undang nomor 28 tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-undang nomor 16 tahun 2001, tentang Yayasan, pada tahun 2007.

Kemudian mengalami pembaharuan kembali melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI dengan nomor Administrasi Hukum Umum: AHU-0000129.AH.01.05. tahun 2019. Dengan nama panjang “Yayasan Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia”, disingkat YABITRAPI, namun dalam sebutan harian, kami tetap menggunakan sebutan “BITRA Indonesia”.

spot_img

Program

1. Meningkatkan kapasitas internal dalam merespon peluang-peluang program kerjasama perubahan iklim; 2. Meningkatkan pemanfaatan IT dalam strategi program; 3. Mempersiapkan kader-kader kepemimpinan dalam rangka keberlanjutan BITRA; 4. Mendorong masyarakat terlibat aktif dalam perencanaan, pelaksanaan dan pembangunan di semua sektor pertanian terpadu, kehutanan, lingkungan dan UMKM; 5. Mengoptimalkan penggalangan sumberdaya keuangan untuk mendukung kemandirian lembaga dan keberlanjutan program; 6. Pertanian rendah karbon (SLI, TTG, Agroekologi dan pertanian organik); 7. Perluasan pemanfaatan IT untuk pembangunan masyarakat yang inklusi dan berdaya; 8. Regenerasi di tingkat organisasi Bitra dan di masyarakat; 9. Masyarakat sadar keadilan iklim dalam mengelola sumber daya alam secara lestari; 10. Kebijakan yang memihak terhadap masyarakat (hak atas tanah, keadilan iklim, pertanian organik, pro poor budgeting); 11. Pengembangan kapasitas kelembagaan (SDM, Fundraising, PME, keberlanjutan); 12. Pengembangan tata kelola desa yang partisipatif dan inklusif.

Kegiatan

1. Meningkatkan kapasitas internal dalam merespon peluang-peluang program kerjasama perubahan iklim; 2. Meningkatkan pemanfaatan IT dalam strategi program; 3. Mempersiapkan kader-kader kepemimpinan dalam rangka keberlanjutan BITRA; 4. Mendorong masyarakat terlibat aktif dalam perencanaan, pelaksanaan dan pembangunan di semua sektor pertanian terpadu, kehutanan, lingkungan dan UMKM; 5. Mengoptimalkan penggalangan sumberdaya keuangan untuk mendukung kemandirian lembaga dan keberlanjutan program; 6. Pertanian rendah karbon (SLI, TTG, Agroekologi dan pertanian organik); 7. Perluasan pemanfaatan IT untuk pembangunan masyarakat yang inklusi dan berdaya; 8. Regenerasi di tingkat organisasi Bitra dan di masyarakat; 9. Masyarakat sadar keadilan iklim dalam mengelola sumber daya alam secara lestari; 10. Kebijakan yang memihak terhadap masyarakat (hak atas tanah, keadilan iklim, pertanian organik, pro poor budgeting); 11. Pengembangan kapasitas kelembagaan (SDM, Fundraising, PME, keberlanjutan); 12. Pengembangan tata kelola desa yang partisipatif dan inklusif.

Lokasi

Jl. Bahagia by Pass, No. 11/35, Medan, Sudirejo 1, 20218

Nomor Telepon

Email

Anggota Lainnya

Yayasan Pengembangan  Studi Hukum dan Kebijakan (YPSHK)

(Sulawesi Tenggara)

Yayasan Pelayanan Kesejahteraan Rakyat Indonesia (YP KESRINDO)

(Sulawesi Tenggara)

Yayasan Cinta Desa Lestari (CIDES)

(Sulawesi Tenggara)

Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PERAK)

(Sulawesi Tenggara)