Perencanaan Strategis
Konsil LSM Indonesia
2011 – 2014
Perencanaan Strategis ini dimaksudkan untuk menjabarkan visi dan misi, nilai Konsil LSM Indonesia dalam kerangka kerja yang lebih operasional. Sebagai organisasi yang baru berdiri, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya konsolidasi organisasi agar semua komponen dan personil yang terlibat dalam struktur kepengurusan lebih mengenal, memahami dan menginternalisasi visi, misi, nilai dan kerangka program organisasi.
Tujuan Lokakarya
Mereview dan merefleksikan latar belakang, orientasi dan citra diri Konsil LSM Indonesia berdasarkan Visi, Misi dan Nilai yang telah disepakati di Kongres.
Mengkaji kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman terhadap Konsil LSM Indonesia (Analisis SWOT).
Mengkaji isu-isu strategis.
Menyusun Log-Frame untuk 3-5 tahun yang akan datang.
Hasil yang Diharapkan
Adanya rumusan bersama tentang hal-hal prinsip yang melatarbelakangi lahirnya Konsil, orientasi dan citra diri Konsil LSM Indonesia berdasarkan visi misi dan nilai Konsil.
Adanya analisis kekuatan, kelemahan, kesempatan dan tantangan terhadap Konsil LSM Indonesia (Analisis SWOT).
Terumuskannya isu-isu strategis Konsil LSM Indonesia.
Tersusunnya log-frame untuk 3-5 tahun yang akan datang.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Lokakarya Perencanaan Strategis Konsil LSM Indonesia dilaksanakan pada tanggal 14-17 Maret 2011, di Hotel Grand Cempaka – Jln. Letjen Suprapto no 62 Cempaka Putih – Jakarta Timur.
Peserta dan Penyelenggara
Penyelenggara kegiatan ini adalah Konsil LSM Indonesia dan didukung oleh The Ford Foundation. Peserta berjumlah 20 orang yang terdiri dari Komite Pengarah Konsil (9 orang), Dewan Etik (2 Orang), Sekretariat ( 5 orang) dan perwakilan anggota (4 orang). Seluruh proses lokakarya ini difasilitasi oleh Lili Hasanuddin dan catatan proses dilakukan oleh Agung Fajar.
Pokok-pokok pembahasan
Setelah pembukaan dan perkenalan, secara garis besar pokok-pokok bahasan dalam lokakarya adalah sebagai berikut:
identifikasi harapan peserta dan kesepakatan mengenai alur lokakarya;
review mengenai Konsil LSM Indonesia;
review orientasi Konsil LSM Indonesia, mencakup citra diri, visi, misi, dan nilai-nilai Konsil LSM Indonesia;
analisis SWOT;
perumusan isu strategis untuk menentukan isu-isu penting apa yang akan menjadi perhatian utama dari Konsil LSM Indonesia;
penyusunan program dan rangkaian kegiatan yang diperlukan;
rencana tindak lanjut berkaitan dengan hasil-hasil lokakarya.
Hasil-hasil Perencanaan Strategis dapat Anda ketahui dengan cara mengunduh dokumen-dokumen berikut ini:
Perencanaan Strategis
Konsil LSM Indonesia
2011 – 2014
Perencanaan Strategis ini dimaksudkan untuk menjabarkan visi dan misi, nilai Konsil LSM Indonesia dalam kerangka kerja yang lebih operasional. Sebagai organisasi yang baru berdiri, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya konsolidasi organisasi agar semua komponen dan personil yang terlibat dalam struktur kepengurusan lebih mengenal, memahami dan menginternalisasi visi, misi, nilai dan kerangka program organisasi.
Tujuan Lokakarya
Mereview dan merefleksikan latar belakang, orientasi dan citra diri Konsil LSM Indonesia berdasarkan Visi, Misi dan Nilai yang telah disepakati di Kongres.
Mengkaji kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman terhadap Konsil LSM Indonesia (Analisis SWOT).
Mengkaji isu-isu strategis.
Menyusun Log-Frame untuk 3-5 tahun yang akan datang.
Hasil yang Diharapkan
Adanya rumusan bersama tentang hal-hal prinsip yang melatarbelakangi lahirnya Konsil, orientasi dan citra diri Konsil LSM Indonesia berdasarkan visi misi dan nilai Konsil.
Adanya analisis kekuatan, kelemahan, kesempatan dan tantangan terhadap Konsil LSM Indonesia (Analisis SWOT).
Terumuskannya isu-isu strategis Konsil LSM Indonesia.
Tersusunnya log-frame untuk 3-5 tahun yang akan datang.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Lokakarya Perencanaan Strategis Konsil LSM Indonesia dilaksanakan pada tanggal 14-17 Maret 2011, di Hotel Grand Cempaka – Jln. Letjen Suprapto no 62 Cempaka Putih – Jakarta Timur.
Peserta dan Penyelenggara
Penyelenggara kegiatan ini adalah Konsil LSM Indonesia dan didukung oleh The Ford Foundation. Peserta berjumlah 20 orang yang terdiri dari Komite Pengarah Konsil (9 orang), Dewan Etik (2 Orang), Sekretariat ( 5 orang) dan perwakilan anggota (4 orang). Seluruh proses lokakarya ini difasilitasi oleh Lili Hasanuddin dan catatan proses dilakukan oleh Agung Fajar.
Pokok-pokok pembahasan
Setelah pembukaan dan perkenalan, secara garis besar pokok-pokok bahasan dalam lokakarya adalah sebagai berikut:
identifikasi harapan peserta dan kesepakatan mengenai alur lokakarya;
review mengenai Konsil LSM Indonesia;
review orientasi Konsil LSM Indonesia, mencakup citra diri, visi, misi, dan nilai-nilai Konsil LSM Indonesia;
analisis SWOT;
perumusan isu strategis untuk menentukan isu-isu penting apa yang akan menjadi perhatian utama dari Konsil LSM Indonesia;
penyusunan program dan rangkaian kegiatan yang diperlukan;
rencana tindak lanjut berkaitan dengan hasil-hasil lokakarya.
Hasil-hasil Perencanaan Strategis dapat Anda ketahui dengan cara mengunduh dokumen-dokumen berikut ini:



