BerandaArtikelAdvokasi Penanggulangan HIV/AIDS di Kota Denpasar: Peluang dan Tantangan

Advokasi Penanggulangan HIV/AIDS di Kota Denpasar: Peluang dan Tantangan

Konsil LSM Indonesia dengan dukungan UNAIDS bekerjasama dengan Indonesia AIDS Coalition (IAC) untuk mengembangkan collaborative governance melalui program social contracting Penanggulangan HIV/AIDS di 8 kota, yaitu Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Surabaya dan Makassar.

Setelah diskusi mengenai Pengalaman dan Praktik Baik dari Kabupaten Kediri dan Kota Makassar terkait mekanisme Swakelola Tipe 3, rangkaian serial diskusi online Konsil LSM Indonesia kembali berlanjut.

Pada seri diskusi online yang ketiga ini akan mengangkat Pengalaman “Advokasi Penanggulangan HIV/AIDS di Kota Denpasar: Peluang dan Tantangan” dalam proses advokasi akan menjadi pembelajaran bersama lintas wilayah sehingga pada akhirnya akan menuju satu tujuan yaitu terciptanya kontrak sosial OMS HIV dan Pemerintah dalam penanggulangan HIV/AIDS menuju Three Zero 2030.

Silakan melakukan registrasi pada tautan link Zoom Meeting berikut ini https: bit.ly/SerialDiskusiKonsil

Baca Lainnya

Anggota Kami

F A K T A – Forum Analisis Kketerwakilan dan Transparansi...

Komp. Pertokoan Nusa Indah Plaza D 11 – KALBAR,

Yayasan SHEEP Indonesia

Jl. Bimo Kurdo No.11, Sapen, Demangan, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55221

Lembaga Masyarakat Indonesia Hijau

Artikel Terkait

Selesaikan Sengketa secara Bijak dan Adil

Pernyataan Sikap Konsil LSM IndonesiaPerkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) adalah salah satu lembaga swadaya...

Kelemahan Aparat Penegak Hukum dalam Implementasi UU PKDRT

Penulis: Nadia RosdiantiSelama kurang lebih 20 tahun, Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 23 Tahun...

RUU Penyiaran dan Kebebasan Pers di Indonesia

Belakangan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Hal ini dipicu oleh...

Penting! Advokasi di Swakelola Tipe III

Jakarta (10/1/2024). Advokasi menjadi bagian yang sangat penting ketika para OMS sudah mengawal dari...