BerandaBerita UmumPemeriksaan Akuntabilitas LSM Rwanda oleh Pemerintah

Pemeriksaan Akuntabilitas LSM Rwanda oleh Pemerintah

Direktorat Imigrasi dan Emigrasi Rwanda sedang menyelidiki Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk memastikan apakah dana yang diberikan kepada mereka digunakan dengan benar. Informasi dari departemen menyatakan bahwa penyelidikan telah dimulai sejak Juni 2012 dan akan memakan waktu dua bulan untuk menyelesaikan. Tim penyelidik terdiri dari pejabat dari Direktorat, pimpinan daerah setempat serta perwakilan dari LSM. Satu informasi yang didapat dari penyelidikan menyatakan bahwa beberapa LSM menerima uang miliaran, namun hanya sedikit aktivitas yang mereka lakukan. “Kami sedang melakukan evaluasi untuk mengetahui bagaimana uang dibelanjakan. Kadang-kadang, LSM memberikan laporan mengenai kegiatan mereka, tapi tidak ditemukan di lapangan,” kata Ange Sebutege, Communication and Customer Care Officer di Direktorat Imigrasi. Sebutege mengatakan bahwa LSM perlu melibatkan para pemimpin lokal ketika merencanakan kegiatan mereka. “Pada masa lalu, LSM merencanakan kegiatan mereka tanpa melibatkan pimpinan daerah, karena itu mudah untuk berbohong,” jelas Sebutege. Pada masa lalu, anggota parlemen telah menyatakan ketidakpuasan terhadap kerja LSM, dan mempertanyakan cara LSM memperolah dan menghabiskan dana. Pelaksanaan evaluasi juga termasuk upaya untuk memastikan manfaat kegiatan bagi masyarakat. Setelah evaluasi, akan dapat diketahui LSM yang telah mengalihkan dana atau melakukan hal yang menyumpang sehingga akan dikenai hukuman. Pada tahun 1994, tepat setelah peristiwa genosida terhadap Tutsi, banyak orang dan organisasi menjadikan Rwanda sebagai sarana penghasil uang. Tidak ada cara yang dapat dilakukan LSM untuk mendapatkan dana apabila banyak aturan ditentukan oleh pemerintah; satu-satunya peluang hanyalah mengemas laporan untuk menunjukkan bahwa mereka menantang bahaya di negara dengan banyak anak yatim dan janda.* Source link: http://allafrica.com/stories/201208190008.html.

Baca Lainnya

Anggota Kami

F A K T A – Forum Analisis Kketerwakilan dan Transparansi...

Komp. Pertokoan Nusa Indah Plaza D 11 – KALBAR,

Yayasan SHEEP Indonesia

Jl. Bimo Kurdo No.11, Sapen, Demangan, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55221

Lembaga Masyarakat Indonesia Hijau

Artikel Terkait

Diseminasi Indeks Keberlanjutan Organisasi Masyarakat Sipil (CSOSI) 2023 dan Resiliensi OMS

Jakarta, 5 Agustus 2024 – Ruang sipil menyempit akibat kebijakan negara, tindakan kekerasan, dan...

Ini Hasil Survey Organisasi Masyarakat Sipil di 35 Provinsi

(Eksistensi organisasi mengacu kepada prasyarat dasar organisasi seperti legalitas, struktur, laporan keuangan dan kegiatan)Liputan6.com,...

Panel Expert Meeting Penyusunan Indeks Keberlanjutan Organisasi Masyarakat Sipil Indonesia 2023

Sejak tahun 2015 sampai dengan 2022, Konsil LSM Indonesia secara regular mengeluarkan Indeks Keberlanjutan...

Indeks Keberlanjutan OMS Indonesia 2023 Akan Dimulai Kembali

Kepada Yth.Bapak/Ibu Pimpinan/Perwakilan OMSDi tempatKonsil LSM Indonesia merupakan mitra lokal dari 74 negara dalam...